Ensiklopedia Tanaman Obat Putri Malu

0
149

Ensiklopedia Tanaman Obat 🌻
🍃🍂 ASPETRI🍂🍃

Putrimalu
(Mimosa pudica)

1) Klasifikasi

Kerajaan: Plantae
Divisi: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Subfamili: Mimosoideae
Genus: Mimosa
Spesies: M. pudica

Nama lokal: Boring (Sunda): radelik, kucingan Jawa); rebha bangun, rebha lomalowan, dus todusan (Madura); padang getep (Bali); sikajuk (Minangkabau. Sumateral; si kerput, si hirput (Batak, Sumatera); dokut kokompun, gogiko (Minahasa, Sulawesi)
Tanaman asal Amerika tropis yang termasuk bangsa Fabales dan suku Fabaceae itu tergolong tanaman invasif di Kenya, Tanzania, dan Uganda. Di Indonesia, tanaman mudah ditemui di semak-semak, lahan kosong, tepi selokan, tebing, maupun pinggir jalan hingga ketinggian 1.300 m dpl. Tumbuh sebagai tanaman liar, putrimalu dianggap sebagai gulma terlebih lagi durinya dapat melukai tangan atau kaki yang menginjaknya.

2) Kandungan Kimia

Putrimalu mengandung alkaloid bemama mimosine yang pertama kali berhasil diisolasi pada 1936. Kandungan lainnya yaitu terpenoid, flavonoid, glikosida, alkaloid, kuinin, fenol, tanin, saponin, kumarin. Penelitian lainnya yang mengambil tanaman dari Desa Pattukkotai, India, menyebut kandungan alkaloid, glikosida, steroid, karbohidrat, saponin, flavonoid, dan tanin tanpa menghasilkan terpenoid dan saponin. Dari kandungan tersebut, aktivitas antimikrobial dinyatakan berkaitan dengan keberadaan senyawa seperti tanin dan alkaloid.
Pada hewan percobaan, maupun hewan ternak, mimosine dipercaya menimbulkan alopecia (kebotakan), hambatan atau retardasi pertumbuhan. katarak, gondok, menurunkan kesuburan, dan menyebabkan kematian. Di sisi lain, mimosine mampu memicu apoptosis pada sel kanker ovarium. Zat yang juga berperan sebagai kelator (pengikat) besi itu memiliki efek sitotoksik dan antiproliperatif pada sel kanker manusia dan tikus.?

3) Efek Farmakologis

✅ Antidepresan
✅ Antitukak (antiulcer)
✅ Mengobati luka
✅ Antimikrob
✅ Menghambat kanker
✅ Antiracun ular kobra
✅ Anticacing

Pemanfaatan

Lajjalu-putrimalu-dalam Ayurveda digunakan untuk mengatasi diare, disentri amuba, ambeien berdarah, masalah genekologi (yang berhubungan dengan kewanitaan), penyakit kulit, bronkhitis, dan impotensi. Bagian tanaman yang digunakan umumnya berupa akar tetapi daun, bunga, kulit batang, dan buahnya juga dapat dimanfaatkan. Misalnya, dekoksi akar digunakan untuk mengatasi disentri, alternatifnya, daun segar yang dicampur dengan susu kambing kemudian dididihkan. Jus daun segamya digunakan secara internal dan eksternal untuk mengatasi ambeien. Pasta daunnya dioleskan pada tubuh, yang terkena demam atau inflamasi pada kulit Bijinya yang dibuat serbuk dicampur madu untuk mengatasi batuk Di Banglades, akamnya dipakai untuk mengatasi impotensi sekaligus sebagal afrodisiak

4) Efek samping (efek yg tidak diinginkan)

Selain manfaat, putrimalu juga berpotensi menimbulkan efek samping jika dikonsumsi berlebihan, antara lain (Sabrina, 2021) :
✨Memicu alergi
✨Dapat Menyebabkan Mual dan Muntah
✨Dapat Menyebabkan Sakit Kepala
✨Dapat Memperburuk Rematik
✨Dapat Mengganggu Kelancaran Aliran Darah

5) Bagian tanaman yang digunakan adalah semuanya baik segar atau pun dikeringkan.

(abiKotjo, Wakil Ketua Umum DPP ASPETRI, 2021)

Disarikan dr 100Plus Herbal Indonesia & berbagai sumber.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here